
Pamekasan – Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur ke-IX Tahun 2025 resmi dimulai dengan prosesi pengambilan api obor di situs wisata Api Tak Kunjung Padam, Pamekasan, Minggu (22/6). Kegiatan sakral ini menjadi simbol dimulainya semangat kompetisi olahraga terbesar tingkat provinsi di Jawa Timur.
Api obor secara langsung diambil oleh Ketua Panitia Besar (PB) PORPROV Jatim 2025, Dedy Suharyadi, yang memimpin prosesi dengan khidmat. Setelah diambil, api obor dibawa menuju Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dan secara resmi diserahkan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Obor PORPROV IX akan diinapkan terlebih dahulu di Gedung Grahadi sebelum dikirab melintasi tiga daerah yang menjadi tuan rumah tahun ini, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Dalam keterangannya, Dedy Suharyadi mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi pengambilan api bukanlah tanpa alasan. Situs Api Tak Kunjung Padam dipilih karena memiliki nilai filosofis yang dalam sebagai simbol semangat yang tak pernah padam, selaras dengan semangat para atlet dan masyarakat Jawa Timur dalam menyambut PORPROV ke-IX.
Sementera masyarakat pamekasan khususnya para atlet berharap perhelatan olahraga terbesar Jawa Timur tersebut nantinya dapat terlaksana di Kabupaten Pamekasan dan Madura Raya mengingat hingga ke IX Madura belum menjadi tuan rumah ajang olahraga tersebut.
Mengingat simbol api dalam olahraga bukan kali pertama Api Tak Kunjung Padam ini dijadikan sumber api kirab olahraga, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke VII tahun 1969 di Surabaya api alam pamekasan telah menjadi simbol perhelatan olahraga nasional kala itu. Bahkan ada satu ketarangan tahun 1996 api kirab PON juga dari Api Tak Kunjung Padam Pamekasan.
Sejarah telah mencatat peristiwa itu, harapan Kabupate Pamekasan dan Madura Raya dalam beberapa tahun ke depan dapat menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.



